Tes Gula Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Lho! Ketahui Cara dan Prosedurnya

Diabetes atau gula darah merupakan salah satu penyakit yang mudah terjangkit kepada manusa. Bukan hanya orang tua saja, namun apabila gaya hidup buruk, usia muda bisa terjangkit diabetes. Untuk itu, pengecekan gula darah bisa dilakukan untuk mengetahui kadar gula dalam tubuh.

Bagi anda yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, anda bisa menggunakannya untuk pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pemeriksaan darah atau urin untuk bertujuan untuk mengetahui detail apa saja penyakit yang dialami.

Pemeriksaan laboratorium akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Jadi, anda tidak perlu khawatir dengan biaya yang dikeluarkan. Perlu diketahui, pemeriksaan laboratorium yang ditanggung BPJS Kesehatan bukan hanya cek gula darah saja lho. Apa saja? simak terus ulasan berikut ini.Tes Gula Darah Ditanggung BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Menanggung Cek Gula Darah dan Pemeriksaan Laboratorium

Cek darah dan pemeriksaan laboratorium terkadang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tapi anda jangan khawatir, karena BPJS Kesehatan menanggung seluruh biaya pemeriksaan laboratorium termasuk cek gula darah.

Setelah mengetahui apa saja pemeriksaan laboratorium yang ditanggung BPJS Kesehatan, yang perlu anda perhatikan berikutnya adalah bagaimana prosedur menggunakan BPJS Kesehatan untuk pemeriksaan laboratorium. Anda cukup membawa KTP dan Kartu BPJS Kesehatan untuk proses administrasi. Berikut adalah langkah-langkah agar cek darah ditanggung BPJS Kesehatan.

Pemeriksaan Laboratorium di Faskes Tingkat 1

Faskes 1 adalah tempat pertama yang harus dikunjungi oleh peserta untuk klaim pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan. Pada Faskes 1, peserta akan diperiksa oleh dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan.

Baca Juga : Ini Dia Daftar Jenis Penyakit Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Di Faskes 1, peserta bisa memanfaatkan pemeriksaan laboratorium untuk pengecekan gula darah dan sebagainya. Berdasarkan Permenkes No. 59 tahun 2014, disebutkan bahwa pemeriksaan laboratorium yang ditanggung BPJS Kesehatan pada Faskes tingat 1 meliputi :

  • Darah sederhana (Hemoglobin, leukosit, trombosit, hematokrit, eritrosit, laju endap darah dan golongan darah)
  • Urin sederhana (PH, berat jenis, kejernihan, warna, leukosit, eritrosit)
  • Fases sederhana (cacingan)
  • Gula darah sewaktu

BPJS Kesehatan akan menanggung biaya pemeriksaan jika setelah pemeriksaan dokter menganjurkan menjalani pemeriksaan laboratorium. Jika pemeriksaan dilakukan atas keinginan sendiri, BPJS Kesehatan tidak akan menanggung biaya pemeriksaan.

Pemeriksaan Laboratorium di Faskes Tingkat Lanjutan

Jika di Faskes 1 dokter menyarankan untuk mendapatkan pemeriksaan medis ke Faskes Lanjutan, maka dokter akan memberikan surat rujukan. Faskes Lanjutan ini berupa rumah sakit pemerintah atau swasta.

Surat rujukan dari dokter di Faskes 1 akan diberikan ke poliklinik terlebih dahulu, tidak langsung untuk laboratorium. Dokter spesialis di poliklinik akan melakukan pemeriksaan kepada pasien. Kemudian akan memberikan rujukan cek darah atau lab yang diperlukan untuk mendiagnosa penyakit yang diderita pasien.

Baca Juga : Wajib Tahu! Ini Lho Perawatan Gigi Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Jika diperlukan, pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan kembali untuk mendapatkan diagnosa yang pasti. Sehingga laporan mengenai penyakit yang diderita oleh pasien bisa lebih jelas. Hampir semua jenis pemeriksaan laboratorium yang berdasarkan rujukan dokter spesialis, akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

error: Content is protected !!