Prosedur dan Cara Pindah Kepesertaan dari BPJS Mandiri ke BPJS Perusahaan

Posted on

Saat ini pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat Indonesia untuk mendaftarkan diri dan anggota keluarga sebagai peserta BPJS Kesehatan. Ini bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layar secara merata. Ada 3 kategori dalam kepesertaan BPJS yaitu PBI (Penerima Bantuan Iuran), PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) / Mandiri, PPU (Pekerja Penerima Upah) atau Perusahaan.

Pada peserta PBI, biaya iuran BPJS akan ditanggung oleh pemerintah. Peserta BPJS Mandiri merupakan peserta yang bukan pekerja penerima upah. Umumnya mereka bekerja sebagai wirausaha, investor dan bukan karyawan yang bekerja di perusahaan. Iuran BPJS yang harus dibayar setiap bulan ditanggung sendiri oleh peserta.Prosedur dan Cara Pindah Kepesertaan dari BPJS Mandiri ke BPJS Perusahaan

Sedangkan peserta BPJS Perusahaan adalah peserta yang merupakan karyawan atau pegawai yang bekerja di sebuah perusahaan. Iuran BPJS yang dibayar setiap bulan akan ditanggung oleh perusahaan. Namun dibeberapa perusahaan iuran yang ditanggung hanya 50% saja dan selebihnya akan ditanggung atau dibayar oleh karyawan dengan memotong langsung gaji dari karyawan yang bersangkutan.

Prosedur dan Cara Pindah Kepesertaan dari BPJS Mandiri ke BPJS Perusahaan

Bagi anda yang merupakan peserta BPJS Mandiri dan ingin merubah data kepesertaan menjadi BPJS Perusahaan, maka anda tidak perlu melakukukan daftar ulang lagi. Hal ini dikarenakan data kepesertaan BPJS anda masih terdaftar sebagai peserta BPJS. Begitu juga dengan sebaliknya pindah status kepesertaan dari BPJS Perusahaan ke BPJS Mandiri juga tidak perlu melakukan pendaftaran ulang.

Perpindahan status kepesertaan dari Mandiri ke Perusahaan biasanya dikarenakan beberapa alasan. Seperti diterimanya menjadi karyawan atau pegawai di sebuah perusahaan. Agar beban iuran BPJS tidak ditanggung sendiri oleh peserta, maka perlu melakukan perubahan data kepesertaan.

Prosedur dan cara merubah data kepesertaan ini terbilang mudah. Anda tidak perlu mengurus sendiri dengan mendatangi kantor BPJS terdekat, karena pada peserta BPJS Perusahaan akan di urus oleh pihak perusahaan. Biasanya bagian yang mengurusi hal seperti adalah bagian HRD.

Anda bisa menghubungi bagian HRD untuk menanyakan dokumen apa saja yang diperlukan dan persiapan untuk melakukan perubahan data kepesertaan BPJS. Segera lengkapi dokumen yang diperlukan agar proses perubahan data bisa segera dilakukan. Berikut adalah persyaratan pindah kepesertaan dari BPJS Mandiri ke BPJS Perusahaan :

  • Kartu BPJS Mandiri Asli + Fotocopy
  • Kartu Keluarga ( KK ) Fotocopy
  • KTP Asli + Fotocopy
  • Foto ukuran 3×4 kurang lebih sebanyak 3 Lembar
  • Nota pembayaran iuran BPJS 3 Bulan terkarhir

Setelah anda melengkapi dokumen yang diperlukan, serahkan berkas tersebut ke bagian HRD perusahaan untuk segera melakukan proses perubahan data kepesertaan BPJS. Pihak HRD perusahaan akan bekerja sama dengan BPJS untuk memvalidasi data kepesetaan BPJS anda.

Setelah proses perubahan data sudah berhasil atau tervalidasi, anda akan diberitahu oleh pihak HRD dari perusahaan tempat anda bekerja. Selain itu anda bisa menanyakan langsung ke bagia HRD atau mengunjungi kantor BPJS setempat untuk mengecek status kepesertaan BPJS anda. Anda juga bisa melakukan pengecekan melalui via online dengan mengunjungi situs resmi BPJS Kesehatan bpjs-kesehatan.go.id.

Jika perubahan data kepesertaan sudah berhasil, maka untuk iuran BPJS di bulan selanjutnya anda tidak perlu membayar sendiri karena biaya akan ditanggung oleh perusahaan tempat anda bekerja sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

Sayangnya masih ada beberapa perusahaan yang mempersulit pindah status kepesertaan dari mandiri ke perusahaan. Biasanya mereka menggunakan alasan NIK telah terdaftar dan peserta tidak bisa mendaftar melalui perusahaan. Apabila hal ini terjadi, maka segera melapor ke kantor BPJS untuk meminta surat pernyataan pindah status menjadi peserta PPU.