Persyaratan dan Prosedur Klaim Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Menikmati masa pensiun menjadi impian banyak orang. Untungnya BPJS Ketenagakerjaan memiliki program yang bisa digunakan ketika pensiun. Jaminan Pensiun merupakan salah satu program dari BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada peserta ketika memasuki masa pensiun.

Berbeda dengan Jaminan Hari Tua (JHT) yang digunakan untuk hari tua, Jaminan Pensiun akan diberikan setiap bulan (yang memenuhi iuran minimum 15 tahun yang setara dengan 180 bulan) sejak peserta pensiun hingga meninggal dunia. Peserta akan diberikan nilai uang yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pensiun.

Dengan begitu, peserta bisa menikmati masa pensiun tanpa bingung memikirkan keuangan karena sudah dicover oleh BPJS. Program ini akan lebih maksimal manfaatnya apabila digabung dengan program JHT. Sehingga peserta benar-benar mendapatkan kehidupan yang layak, baik dimasa tua atau masa pensiun.Persyaratan dan Prosedur Klaim Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Manfaat Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan pensiun adalah program dari BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun atau mengalami cacat.

Dari penjelasan ini bisa disimpulkan bahwa uang dari Jaminan Pensiun bisa diwariskan kepada ahli waris yang sudah didaftarkan sebelumnya. Jadi apabila peserta meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan masih bisa menjalankan kehidupan layak dari Jaminan Pensiun yang diwariskan.

Baca Juga : Penyebab Klaim BPJS Ketenagakerjaan Ditolak

Untuk pensiunan janda atau duda, akan mendapatkan uang tunai bulanan sampai dengan meninggal dunia atau menikah lagi. Apabila peserta memiliki anak (maksimal 2 orang anak), makan anak akan diberikan uang tunai bulanan sampai berusia 23 tahun.

Ada juga manfaat pensiun cacat yang akan diberikan kepada peserta yang mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan tidak dapat bekerja kembali atau akibat penyakit sampai meninggal dunia. Manfaat ini diberikan sampai dengan meninggal dunia atau peserta bekerja kembali.

Prosedur dan Persyaratan Klaim Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Dengan manfaat yang diberikan, peserta bisa mendapatkan kehidupan yang layak di masa pensiun. Perlu diketahui, BPJS Ketenagakerjaan memberikan kategori peserta penerima pensiun. Peserta penerima pensiun diantaranya :

  • Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun
  • Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti denganhak pensiun
  • Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;
  • Penerima pensiun selain huruf a, huruf b, dan huruf c
  • Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun sebagaimana yang dimaksud pada huruf a sampai dengan huruf d yang mendapat hak pensiun

Untuk mengajukan Jaminan Pensiun, peserta harus mengetahui apa saja persyaratan yang harus dipenuhi dan prosedur yang harus ditempuh. Setiap jenis klaim jaminan pensiun terdapat beberapa dokumen yang ditambahkan. Berikut adalah persyaratan untuk mendapatkan manfaat jaminan pensiun :

  • Mengisi formulir Jaminan Pensiun. Formulir ini berlaku untuk semua jenis klaim pensiun. Formulir bisa didownload dari situs BPJS Ketenagakerjaan atau bisa didapat dari setiap kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  • Melampirkan kartu peserta jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan.
  • Membawa KTP atau surat keterangan dari Disdukcapil jika belum punya e-KTP.
  • Membawa kartu keluarga.
  • Membawa referensi kerja/surat PHK/putusan PHI/SK direksi bagi peserta pensiun hari tua.
  • Buku tabungan asli (dicopy 1 lembar)
  • NPWP (fotokopi)

Diatas merupakan persyaratan umum untuk mengajukan klaim jaminan pensiun. Jika persyaratan sudah terpenuhi, anda tinggal memilih manfaat pensiun mana yang ingin diambil. Ini dikarenakan setiap jenis manfaat pensiun, akan memerlukan dokumen tambahan.

Klaim manfaat pensiun jaminan hari tua dan cacat :

  • Foto terbaru tenaga kerja.
  • Surat keterangan dokter yang menyatakan peserta mengalami cacat total tetap.

Klaim manfaat pensiun janda atau duda :

  • Akta kematian peserta dari dinas kependudukan setempat (setelah mendapat keterangan dari RT/RW dan kelurahan) asli dan fotokopi.
  • Surat keterangan ahli waris dari kecamatan, akta notaris atau surat keterangan hak waris dari Balai Harta Peninggalan (BHP) (asli dan fotocopy).
  • Foto ahli waris terbaru.

Klaim Manfaat Pensiun Orang Tua :

  • Akta kematian peserta dari dinas kependudukan (setelah mendapat keterangan dari RT/RW dan kelurahan) asli dan fotokopi.
  • Surat keterangan ahli waris dari kecamatan asli dan fotokopi.
  • Foto ahli waris orang tua terbaru.

Baca Juga : Cara Klaim Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Apabila Kartu Hilang

Klaim Manfaat Pensiun Anak

  • Akta kematian peserta dari dinas kependudukan (setelah mendapat keterangan dari RT/RW dan kelurahan) asli dan fotokopi.
  • Surat keterangan ahli waris dari kecamatan asli dan fotokopi.
  • Surat keterangan wali anak apabila anak masih dibawah umur 18 tahun dari pengadilan agama atau negeri (asli dan fotokopi)
  • KTP wali anak asli dan fotokopi
  • Foto wali anak dan anak terbaru
error: Content is protected !!