Inilah Alasan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan Bagi Para Pekerja

Posted on

Adanya BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu solusi untuk menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil. Mengingat dampak dari risiko yang bisa mempengaruhi kondisi keuangan, menjadi salah satu alasan mengapa butuh BPJS Ketenagakerjaan.

Sayangnya, meskipun manfaat BPJS Ketenagakerjaan cukup banyak, namun masih ada orang yang tidak mendaftarkan diri. Ini dikarenakan masih kurangnya pemahaman pentingnya asuransi bagi kehidupan.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin memberikan edukasi alasan pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja. Hal ini dibutuhkan agar pekerja memahami risiko apa saja yang akan terjadi ketika bekerja dan bagaimana menanggunalinya. Alasan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan Bagi Para Pekerja

Alasan BPJS Ketenagakerjaan Dibutuhkan Oleh Para Pekerja

Melihat manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang menjamin perlindungan sosial bagi para pekerja, ini bisa menjadi solusi bagi anda untuk menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil. Dimana semakin tinggi tingkat risiko yang dihadapi ketika bekerja, maka semakin tinggi pula dampak atau kerugian yang harus dihadapi.

Menariknya lagi, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi bagi pekerja formal saja namun juga bagi pekerja informal seperti pemberi kerja, wirausaha dan berbagai jenis pekerjaan yang tidak terikat. Ini menjadi salah satu kelebihan BPJS Ketenagakerjaan yang bisa anda dapatkan ketika menjadi peserta.

Untuk memenuhi kebutuhan perlindungan, ada 4 program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dipilih yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun. Masing-masing program memberikan perlindungan dan jaminan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan setiap jenis pekerjaan.

Anda bisa memilih salah satu atau semuanya sesuai dengan jenis pekerjaan yang sedang anda tekuni. Dengan melihat manfaat yang diberikan, tidak ada alasan untuk tidak ikut dan mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga : Syarat Klaim Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan

Bagi ada yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, segera daftarkan diri anda untuk melindungi diri dari risiko ketika bekerja. Untuk menambah pengetahuan anda, berikut adalah Alasan Mengapa Para Pekerja Butuh BPJS Ketenagakerjaan :

1. Angka Kecelakaan Kerja yang Tinggi

Perlu anda ketahui, di Indonesia angka kecelakaan kerja terbilang cukup tinggi. Ini bisa dilihat dari data tahunan yang menyebutkan angka kecelakaan kerja bisa mencapai 103.000 orang per tahunnya. Hal tersebut juga dibarengi dengan angka kematian yang tinggi pula mencapai 2.400 orang per tahun.

Itu berarti ada 8 orang per harinya yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Tentu ini merupakan bukan angka yang kecil di dunia kerja dan patut menjadi bahan pertimbangan. Salah satu pengaruh tingginya angka kecelakaan kerja adalah kurangnya standart keselamatan kerja yang diterapkan oleh perusahaan tempat bekerja.

Dari angkat tersebut, diperkirakan sebagian dari korban kecelakaan kerja adalah mereka yang belum memiliki perlindungan seperti asuransi dan jaminan sosial. Apabila yang bersangkutan memiliki tanggungan (keluarga), maka dikhawatirkan adalah anggota keluarga yang bersangkutan tidak bisa melanjutkan hidupnya.

Disinilah tugas BPJS Ketenagakerjaan yang akan memberikan jaminan sosial, sehingga anggota yang ditinggalkan bisa melanjutkan kehidupan yang layak.

2. Jaminan atau Perlindungan yang Diberikan Cukup Lengkap

BPJS Ketenagakerjaan menjadi terobosan hebat dari pemerintah untuk jaminan sosial bagi para pekerja. Mereka bisa mengakses beberapa perlindungan sekaligus dalam satu program. Berbeda dengan jenis asuransi lainnya, kebanyakan hanya memberikan satu cakupan perlindungan saja untuk setiap produk asuransi.

Setiap program BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat perlindungan yang lengkap untuk mengatasi dampak atau kerugian yang ditimbulkan dari risiko yang terjadi. BPJS Ketenagakerjaan sendiri memberikan beberapa perlindungan diantaranya kecelakaan kerja, persalinan, kehamilan, cacat fisik, pensiun, dan bahkan kematian.

3. Bisa Diikuti Seluruh Jenis Pekerjaan

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, yang bisa mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah seluruh pekerja, baik formal maupun informal. Program perlindungan BPJS bisa diikuti mulai dari karyawan, pengusaha, wiraswasta, petani dan berbagai profesi lainnya.

Ini membutkikan bahwa pemerintah tidak pandang bulu dalam memberikan jaminan sosial. Bahkan WNA pun juga bisa mendaftarkan diri sebagai peserta dengan persyaratan minimal bekerja di Indonesia selama 6 bulan. Lagi-lagi ini menjadi kelebihan BPJS Ketenagakerjaan yang tidak dimiliki oleh asuransi lainnya.

4. Pendaftaran Yang Mudah dan Cepat

Kebanyakan orang beranggapan bahwa kinerja perusahaan atau lembaga yang dikelola oleh pemerintah cukup ribet dan memakan waktu yang lama. Nyatanya, pemerintah selalu meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kinerja BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih cepat. Salah satunya adalah proses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan yang cepat dan mudah.

Pendaftaran bisa dilakukan dalam beberapa cara, sesuai dengan jenis kepesertaan. Untuk Peserta Penerima Upa (PPU), pendaftaran akan diurus oleh pihak perusahaan tempat bekerja. Sehingga tidak perlu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan pendaftaran.

Sedangkan untuk peserta Bukan Penerima Upa (BPU) atau mandiri, pendaftaran bisa dilakukan dalam 2 (dua) cara yaitu offline dan online. Untuk pendaftaran offline, calon peserta harus mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan membawa dokumen persyaratan. Sedangkan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan secara online cukup mengunjungi situs resmi BPJS Ketenagakerjaan dan mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan.

5. Iuran BPJS yang Murah

Meskipun memiliki segudang manfaat, namun iuran bulanan yang harus dibayar sangat terjangkau bahkan bisa dibilang murah. Besar iuran BPJS Ketenagakerjaan dihitung berdasarkan program yang diambil serta jumlah upah atau pendapatan perbulan. Pembayaran iuran juga cukup fleksibel.

Baca Juga : Cara Bayar Iuran BPJS Melalui Indomaret dan Alfamart

Untuk peserta PPU, pembayaran iuran akan diurus oleh pihak perusahaan tempat bekerja. Sedangkan untuk peserta mandiri pembayaran iuran bisa dilakukan melalui via ATM, gerai Indomaret atau Alfamart dan perusahaan jasa pembayaran lainnya yang sudah bekerjasama.

6. Cakupan Rumah Sakit yang Luas

BPJS telah bekerjasama dengan banyak rumah sakit diberbagai daerah di Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan. Layanan kesehatan ini bisa digunakan apabila peserta mengalami risiko seperti kecelakaan kerja, sakit dan risiko lainnya.

Untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan ini, anda cukup menunjukan kartu BPJS Ketenagakerjaan anda kepada pihak rumah sakit yang sudah bekerjasama. Sehingga, anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar biaya perawatan selama dirumah sakit, karena semua biaya akan di cover oleh BPJS.

Dengan mengetahui Alasan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan, anda tidak perlu ragu untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Segera daftarkan diri anda untuk mendapatkan perlindungan dari risiko ketika bekerja.

Jadilah pekerja yang pintar dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga bekerja menjadi lebih menyenangkan dan nyaman karena hak-hak sebagai seorang pekerja akan terlindungi dengan baik dan maksimal.