Catat!! Pengobatan THT Juga Ditanggung BPJS Kesehatan Lho

Sebagai salah satu fasilitas dari pemerintah dibidang jaminan sosial, BPJS Kesehatan memberikan berbagai macam layanan kesehatan. Bahkan hampir semua jenis penyakit akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Termasuk pengobatan THT, juga akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Akan tetapi, BPJS Kesehatan memberikan kriteria penyakit THT yang bisa ditanggung. Hal ini dilakukan agar layanan kesehatan dari BPJS tidak disalahgunakan.

Dengan ditanggungnya pengobatan THT, peserta bisa melakukan pengobatan tanpa bingung memikirkan biaya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.Pengobatan THT Juga Ditanggung BPJS Kesehatan Lho

Catat!! Pengobatan THT Juga Ditanggung BPJS Kesehatan Lho

Bagi peserta baru BPJS Kesehatan, tentu memiliki segudang pertanyaan. Seperti apakah pengobatan THT juga ditanggung BPJS Kesehatan? Dan jawaban adalah iya, BPJS Kesehatan menanggung biaya pengobatan THT.

Seperti yang sudah kita ketahui, BPJS Kesehatan menanggung hampir semua jenis penyakit, termasuk THT. Jadi bagi anda yang ingin melakukan pengobatan THT, anda bisa menggunakan BPJS Kesehatan untuk menanggung biayanya.

Baca Juga : Daftar Alat Bantu Kesehatan Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Perlu diketahui, BPJS Kesehatan juga memberikan beberapa ketentuan dan kriteria terhadap pengobatan THT yang bisa ditanggung. Jika dalam pemeriksaan dan petugas medis menyatakan penyakit THT termasuk dalam kriteria yang ditentukan, maka peserta berhak mendapatkan pertanggungan oleh BPJS Kesehatan.

Kriteria THT yang Ditanggung BPJS Kesehatan

  • Berikut adalah kriteria penyakit THT yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan :
  • Adanya benda asing yang terdapat di dalam bronkus, tenggorokan ataupun trakea.
  • Adanya abses pada area kepala leher dan THT.
  • Terdapat benda asing yang masuk di bagian hidung dan telinga.
  • Adanya gangguan disfagia.
  • Adanya gangguan otalgiaakut.
  • Terjadinya Obstruksi jalan nafas atas grade II/III/IV Jackson.
  • Pasien terkena paresefasialis akut.
  • Terjadinya syok yang diakibatkan kelainan pada area THT.
  • Terjadinya gangguan vertigo yang berat.
  • Terjadi trauma akut pada area THT, kepala dan leher.
  • Terjadi pendarahan di area THT.
  • Pasien terserang penyakit tuli mendadak.

Prosedur pengobatan THT sebenarnya sama dengan prosedur pengobatan pada umumnya yang ditanggung BPJS Kesehatan. Anda wajib mengunjungi Faskes Tingkat 1 untuk melakukan pemeriksaan.

Jika dirasa membutuhkan penanganan lebih lanjut atau di Faskes Tingkat 1 tidak ada dokter spesialis THT, maka pasien akan mendapatkan surat rujukan ke Faskes Tingkat Lanjut.

Baca Juga : Cara Membeli Kacamata Dengan BPJS Kesehatan

Surat rujukan ini dikeluarkan bukan atas permintaan pasien, melainkan atas dasar pemeriksaan medis yang sudah dilakukan. Jika di Faskes Tingkat 1 bisa menangani, maka petugas tidak akan memberikan surat rujukan.

error: Content is protected !!