Sekarang Korban Kecelakaan Ditanggung BPJS Kesehatan Lho

Untuk memaksimalkan layanan, BPJS Kesehatan bekerja sama denga Jasa Raharja. Kerjasama ini bertujuan untuk mengoptimalkan penanggungan klaim untuk korban kecelakaan lalu lintas. Itu berarti, sekarang korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Ketentuan ini sudah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Disukung juga oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.02/2018 tentang Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan.

Agar tepat sasaran, BPJS Kesehatan bersama Jasa Raharja mengubah alur mekanisme penjaminan kecelakaan lalu lintas. Ini juga bertujuan untuk meminimalisir kejadia double claim. Dimana uang klaim dari PT Jasa Raharja malah disimpan, tidak digunakan untuk berobat karena dapat klaim juga dari BPJS Kesehatan.

Mekanisme Klaim BPJS Kesehatan Untuk Kecelakaan Lalu LintasBPJS Kesehatan Untuk Kecelakaan Lalu Lintas

Dalam mekanisme baru ini, agar bisa mendapatkan jaminan biaya atas kejadian lakalantas, pihak korban atau keluarga harus segera mengurus surat Laporan Polisi (LP). Dokumen tersebut nantinya berfungsi sebagai bukti sekaligus syarat penjaminan dari Jasa Raharja.

Kemudian melalui sistem aplikasi berbasis online, data pasien tersebut akan terintegrasi dengan rumah sakit, kepolisian, dan Jasa Raharja. Sehingga bisa segera mendapatkan layanan layanan kesehatan.

Mekanisme tersebut juga berlaku untum lasien BPJS Kesehatan. Pada kondisi ini, PT Jasa Raharja berkedudukan sebagai penjamin utama, sedangkan pihak BPJS Kesehatan menjadi penjamin kedua.

Jika biaya pengobatan korban lakalantas mencapai batas plafon Jasa Raharja yaitu sebanyak Rp20 juta, maka kelebihan biaya akan dijamin oleh BPJS Kesehatan. PT Jasa Raharja akan menjamin biaya lakalantas yang mencakup kasus-kasus kecelakaan lalu lintas ganda dan kecelakaan penumpang alat angkutan umum.

Sedangkan untuk kasus lakalantas yang berkaitan dengan kecelakaan kerja, termasuk kecelakaan dalam perjalanan menuju tempat kerja dan sebaliknya akan dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, dan PT Asabri sesuai dengan jenis pekerjaan.

Agar proses administrasi bisa berjalan dengan cepat, pastikan kartu BPJS Kesehatan anda aktif dam tidak ada tunggakan. Diharapkan, dengan mekanisme baru ini, penjaminan lakalantas bisa tepat sasaran dan tidak terjadi double claim.

error: Content is protected !!