Ini Lho Perbedaan dan Fasilitas BPJS Kesehatan Sesuai Dengan Kelasnya

Posted on

Saat ini pemerintah tengah mewajibkan seluruh rakyat Indonesia untuk memiliki asuransi kesehatan dengan mengikuti program dari BPJS Kesehatan. Program ini merupakan jaminan perlindungan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.

Premi asuransi atau iuran BPJS Kesehatan yang dibayar setiap bulan juga cukup murah, bahkan paling murah dari pada perusahaan asuransi lainnya. Meskipun murah, namun manfaat yang diberikan mampu memberikan perlindungan kesehatan yang layak bagi masyarakat Indonesia.

Sehingga sangat membantu sekali untuk membiayai biaya pengobatan di rumah sakit. Pemerintah akan memberikan perlindungan berupa penanggungan biaya kesehatan yang meliputi biaya rawat inap, rawat jalan hingga pelayanan kesehatan non spesialistik lainnya.

Besar biaya BPJS Kesehatan yang dibayar setiap bulan, pemerintah menetapa kisaran iuran berdasarkan pekerjaan dan kondisi dari peserta tersebut. Beberapa ada yang ditanggung pemerintah dan sebagian lagi ditanggung sendiri oleh peserta.

Untuk perserta PBI (Penerima Bantun Iuran), veteran, Perintis Kemerdekaan dan keluarganya ditanggung oleh pemerintah. Sedangkan untuk para pekerja dan karyawan, iuran akan ditanggung oleh perusahaan yang mempekerjakan.Fasilias BPJS Kesehatan 4

Lalu bagaimana dengan besar iuran yang ditanggung oleh peserta. Pemerintah memberikan 3 jenis program atau kelas yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan keuangan calon peserta dalam membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya.

Masing-masing program ini memiliki fasilitas yang berbeda sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Meskipun memberikan fasilitas yang berbeda, tapi manfaat yang diberikan masih tetap sama.

Anda bisa memilih program yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan anda. Nah,,bagi anda yang belum memiliki BPJS Kesehatan dan ingin mendaftar sebagai anggota peserta, ketahui dulu besar iuran yang harus anda bayar hingga jenis fasilitas kesehatan apa saja yang diberikan.

Iuran BPJS Kesehatan

Untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pemerintah memberikan 3 jenis kelas dengan besar iuran yang berbeda yaitu Kelas 1, Kelas 2 dan Kelas 3.

Ke-tiga kelas ini diperuntukan untuk peserta Bukan Penerima Upah (BPU) atau peserta BPJS Mandiri. Berikut rincian iuran BPJS Kesehatan yang harus dibayar setiap bulan :

  • Iuran BPJS Kelas 1 sebesar Rp. 80.000
  • Iuran BPJS Kelas 2 sebesar Rp. 51.000
  • Iuran BPJS Kelas 3 sebesar Rp. 30.000

Untuk proses pembayaran, pemerintah memberikan banyak kemudahan. Sehingga peserta tidak perlu mengantri lama di kantor cabang hanya untuk membayar iuran.

Pembayar bisa dilakukan melalui tranfer via ATM dengan Bank yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan seperti BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan BCA.

Selain itu, bisa juga dilakukan melalui pos dan beberapa perusahaan yang bekerja sama untuk proses pembayaran seperti Indomaret, Alfamaret dan perusahaan lainnya. Pembayaran iuran dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulan.

Fasilitas Rawat InapFasilias BPJS Kesehatan 3

Sebagai bentuk pelayanan terbaik, BPJS Kesehatan memberikan fasilitas rawat inap yang bisa didapatkan oleh peserta. Fasilitas yang akan didapatkan sudah disesuaikan dengan kelas yang diambil oleh peserta. Berikut daftar fasilitas rawat inap BPJS Kesehatan yang disediakan :

  • Kelas 1 : Mendapatkan fasilitas kamar rawat inap kelas 1, dengan kapasitas atau daya tampung pasien yang lebih sedikit sekitar 2 hingga 4 orang.
  • Kelas 2 : Mendapatkan fasilitas kamar rawat inap kelas 1, dengan kapasitas atau daya tampung pasien sekitar 3 hingga 5 orang.
  • Kelas 3 : Mendapatkan fasilitas kamar rawat inap kelas 1, dengan kapasitas atau daya tampung pasien sekitar 4 hingga 6 orang.

Fasilitas kamar rawat inap, disesuaikan dengan kondisi lapangan rumah sakit. Apabila memungkinkan, peserta bisa menaikkan kelas untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Biaya Naik Kelas Perawatan

Bagi peserta yang menginginkan perawatan yang lebih baik, bisa mengajukan untuk naik kelas. Pemerintah sudah menerapkan kebijakan bagi peserta yang menginginkan naik kelas perawatan selama dirumah sakit.

Kebijakan tersebut, sudah tertulis pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Pemerintah menerapkan biaya tambahan naik kelas perawatan sesuai dengan kelas yang diambil. Berikut rinciannya :

  • Peserta BPJS Kesehatan kelas 1 : Bisa naik kelas ke ruang VIP local atas keinginan pribadi. Peserta wajib membayar selisih biaya tambahan dari biaya yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
  • Peserta BPJS Kesehatan kelas 2 : Bisa naik kelas menjadi kelas 1 atau kelas VIP. Peserta wajib membayar selisih biaya tambahan dari biaya yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
  • Peserta BPJS kesehatan kelas 3 : Tdak bisa naik kelas menjadi kelas 2 atau kelas lainnya kecuali dalam kondisi tertentu. Seperti ruangan kelas 3 sudah penuh sehingga bisa dipertimbangkan untuk naik kelas.

Fasilitas Klaim atau Tarif INA-CBGSFasilias BPJS Kesehatan 2

Sebagai perusahaan asuransi kesehatan yang dikelola oleh pemerintah, pastinya memiliki manfaat klaim asuransi. Klaim ini bisa diajukan oleh peserta saat mengalami risiko yang akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Untuk menentukan jumlan klaim yang bisa didapatkan oleh peserta, BPJS Kesehatan menggunakan INA-CBGSs. INA-CBGs (Indonesia Case Base Groups) adalah aplikasi yang digunakan oleh rumah sakit untuk menghitung jumlah klaim.

Perhitungan Tarif INA-CBGS merupakan perhitungan berdasarkan penyakit yang diderita oleh pasien. Sehingga, dengan aplikasi tersebut, rumah sakit akan menentukan layanan dan fasilitas apa saja yang sesuai dengan pasien tersebut.

Besar kecilnya tarif INA-CBGS dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya :

  • Diagnosa penyakit yang diderita oleh pasien.
  • Jenis rumah sakit yang dipilih, apakah rumah sakit kelas A, B, C, atau kelas D.
  • Kelas BPJS yang diambil oleh pasien, apakah kelas 1, 2 atau kelas 3.
  • Wilayah Fasilitas Kesehatan (Faskes)
  • Rawat jalan atau rawat inap, khusus untuk rawat jalan yang menangani penyakit thalasemia bisa ditagihkan sebagai rawat inap.

Meskipun pemerintah hanya memberikan premi asuransi atau iuran BPJS Kesehatan yang murah, namun fasilitas dan layanan yang diberikan sangatlah bagus.

Tidak heran bila banyak warga yang mulai berbondong-bondong mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan. Selain karena wajib, masyarakat sekarang juga sudah mengetahui pentingnya asuransi bagi kehidupan.

Sebelum mendaftar, pastikan persyarat sudah anda penuhi terlebih dahulu. Pilih kelas yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan kesehatan anda dan kemampuan anda dalam membayar iuran BPJS Kesehatan.