Mudah Kok!! Cara Mengurus Kartu BPJS Yang Hilang Atau Rusak

Posted on

Kartu BPJS merupakan barang penting bagi peserta yang harus dijaga dan disimpan dengan baik. Selain menjadi identitas peserta BPJS, peserta yang ingin menggunakan layanan kesehatan dari BPJS, harus menunjukkan kartu BPJS terlebih dahulu.

Lalu bagaimana bila kartu BPJS rusak atau hilang?. Tentu hal tersebut bisa menjadi masalah besar bagi peserta. Selain tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan, peserta juga tidak bisa melakukan pembayaran iuran BPJS yang dilakukan setiap bulan.

Keterlambatan peserta dalam membayar iuran, akan mengakibatkan penonaktifan BPJS. Bila hal ini terjadi, peserta harus melakukan pengaktifan kembali dengan mengunjungi kantor BPJS terdekat dengan tempat tinggal.Cara Mengurus Kartu BPJS Yang Hilang Atau Rusak

Selain itu, peserta kemungkinan juga akan mendapatkan denda dari BPJS. Denda berlaku apabila peserta yang bersangkutan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap setelah 45 (empat puluh lima) hari sejak status kepesertaan diaktifkan kembali.

Jumlah denda yang dibebankan kepada peserta sebesar 2,5% dari biaya pelayanan kesehatan untuk setiap bulan yang tertunggak. Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 (dua belas) bulan dan besar denda paling tinggi Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

Dengan jumlah denda tersebut, tentu akan menjadi kerugian besar bagi peserta terutama dari kalangan menengah kebawah. Untuk itu, sebagai peserta BPJS yang bijak, simpan baik-baik kartu BPJS anda jangan sampai hilang.

Agar anda bisa menggunakan layanan kesehatan dari BPJS kembali, segera mengganti kartu BPJS yang hilang atau rusak. Cara cetak ulang kartu BPJS yang hilang atau rusak terbilang susah-susah gampang. Sebenarnya gampang, namun yang membuat susah adalah proses antrian yang cukup panjang dan memakan waktu.

Syarat Membuat Kartu BPJS yang Hilang atau Rusak

Untuk bisa mendapatkan kartu BPJS anda kembali alias cetak ulang, anda harus mengunjungi kantor BPJS terdekat dengan tempat tinggal anda dengan membawa persyaratan. Berikut persyaratan yang harus anda bawa :

  • Membawa identitas diri yaitu KTP asli atau fotokopi
  • Membawa Kartu Keluarga (KK) asli atau fotokopi
  • Untuk peserta dari Pekerja Penerima Upah (PPU) harus membawa surat pengantar dari perusahaan tempat bekerja saat ini yang menyatakan bahwa anda merupakan karyawan di perusahaan
  • Untuk kartu yang hilang anda harus membuat surat kehilangan dari kepolisian (polsek) setempat
  • Jika kartu rusak sebaiknya anda membawa kartu BPJS yang rusak tersebut sebagai bukti
  • Fotocopy kartu BPJS jika ada

Langkah dan Cara Mengurus Kartu BPJS yang Hilang atau Rusak

Setelah anda melengkapi dokumen yang diperlukan, berikut adalah langkah-langkah yang harus anda tempuh untuk cetak kartu BPJS :

  • Mendatangi kantor BPJS terdekat dengan tempat tinggal
  • Uraikan kepentingan anda kepada bagian informasi atau satpam untuk mempercepat proses ceta ulang kartu BPJS
  • Petugas akan mengecek kelengkapan dokumen persyaratan dan anda akan menerima nomer antrian
  • Tunggu sampai anda di panggil
  • Serahkan dokumen persyaratan kepada petugas dan proses cetak kartu BPJS akan segera dikerjaan
  • Umumnya proses akan memakan waktu satu hari dengan catatan sedang tidak ramai
  • Ambil kartu BPJS anda dan simpan dengan baik di tempat yang aman.

Sebagai alat untuk klaim BPJS, kartu tersebut harus anda jaga dengan baik agar tidak hilang atau rusak. Usahakan untuk fotokopi kartu BPJS anda untuk kepentingan mendadak dan tidak terduga dikemudian hari. Demikian informasi mengenai cara ganti kartu BPJS yang rusak atau hilang. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk anda.