Kartu BPJS Mati atau Diblokir? Ini Solusi dan Cara Mengaktifkan Kembali

Posted on

Salah satu bukti kepesertaan BPJS adalah adanya kartu BPJS yang diberikan kepada setiap peserta. Kartu ini selain menjadi identitas peserta, juga digunakan untuk klaim BPJS dan pembayaran iuran setiap bulan. Dengan membayar secara rutin, anda bisa menikmati layanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS.

Lalu bagaimana apa bila kartu BPJS tidak aktif atau diblokir oleh pihak BPJS?. Tentu ini menjadi masalah yang cukup rumit bagi peserta. Pasalnya, apabila kartu tidak aktif atau telah diblokir, maka peserta tidak bisa menggunakan layanan kesehatan.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab penonaktifan dan pemblokiran bisa terjadi. Namun alasan yang paling sering terjadi adalah karena peserta telat membayar iuran BPJS dan melakukan penunggakan hingga lebih dari 3 bulan. Bila hal ini terjadi, tentu pihak dari BPJS akan menonaktifkan bahkan memblokir BPJS dari peserta yang melakukan penunggakan.Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Sudah Mati

Sebelum melakukan pemblokiran, pihak BPJS akan memberikan surat peringatan atau pemberitahuan via telpon secara langsung kepada pihak yang bersangkutan. Sehingga peserta bisa mengetahui bahwa kartu BPJS-nya diblokir dan tidak bisa digunakan sebagai mana mestinya.

Agar hal tersebut tidak terjadi, anda bisa melakukan pengecekan secara rutin melalui aplikasi Mobile JKN atau situs resmi BPJS untuk mengetahui tunggakan BPJS apakah sudah terbayar atau belum. Pada masa penunggakan kurang dari 3 bulan, biasanya kartu BPJS masih bisa digunakan.

Namun apabila penunggakan sudah lebih dari 3 bulan, maka secara otomatis kartu BPJS akan diblokir dan tidak bisa digunakan. Untuk itu, peserta harus segera melakukan pengaktifan agar kartu bisa bisa digunakan kembali.

Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Sudah Mati atau Diblokir

Untuk mengaktifkan kembalu kartu BPJS yang sudah tidak aktif sebenarnya cukup mudah. Anda cukup melunasi seluruh tagihan yang ditunggak dan besar denda yang telah ditetapkan. Denda dikenakan apabila dalam waktu 45 (empat puluh lima) hari setelah status kepesertaan diaktifkan lagi, peserta yang bersangkutan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap, maka peserta akan dikenakan denda sebesar 2,5% dari biaya pelayanan kesehatan untuk setiap bulan tertunggak.

Pelunasan tagihan bisa dilakukan dimana saja, bisa melalui ATM, supermarket, kantor pos dan tempat pelayanan pembayaran BPJS lainnya. Sehingga peserta tidak perlu datang langsung ke kantor cabang BPJS untuk melakukan pelunasan. Simpan bukti pembayaran pelunasan tunggakan BPJS.

Setelah peserta sudah melunasi semua tunggakan, maka secara otomatis pengaktifan kembali kartu BPJS yang diblokir akan berlangsung dan paling lambat 2×24 jam setelah pelunasan.Apabila selama waktu tersebut kartu belum aktif, segera datangi kantor BPJS terdekat dan lakukan pembukaan blokir dengan mengikuti petunjuk dari petugas. Jangan lupa membawa bukti pembayaran pelunasan tunggakan BPJS yang sudah dilakukan.

Jika kartu sudah aktif kembali, lakukan pembayaran iuran BPJS secara rutin dan jangan diulangi untuk menunggak pembayaran. Hal tersebut bertujuan agar pemblokiran kartu tidak terulang kembali. Demikian ulasan yang bisa kami berikan. Semoga bisa memberikan manfaat bagi anda.