Cara Membeli Kacamata Dengan BPJS Kesehatan

Kacamata adalah salah satu alat bantu penglihatan mata yang membantu mata untuk bisa melihat secara normal. Kacamata digunakan oleh seseorang untuk memperbaiki masalah pengelihatan seperti astigmatisme, rabun jauh, dan rabun dekat.

Saat ini ada banyak sekali model dan jenis kacamata dengan harga yang bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Sesuai dengan kualitas kacamata dan masalah mata penggunanya.

Bagi anda peserta BPJS Kesehatan, anda bisa menggunakan kartu BPJS membeli kacamata. Tentu kacamata yang bisa diklaim adalah kacamata baca, bukan kacamata untuk gaya atau kacamata 3D. Untuk bisa klaim kacamata BPJS, peserta harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan oleh pihak BPJS Kesehatan.Cara Membali Kacamata Dengan BPJS Kesehatan

Cara Membeli Kacamata Menggunakan BPJS Kesehatan

Selain menanggung berbagai macam jenis penyakit, BPJS Kesehatan juga memberikan layanan dalam bentuk bantuan dana (subsidi). Layanan ini bisa anda gunakan untuk membeli kacamata baca. Layanan pembelian kacamata ini diperuntukan kepada peserta BPJS yang memiliki masalah penglihatan.

Perlu diketahui, pembelian kacamata ini tidak ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Hal itu dikarenakan pihak BPJS Kesehatan memberikan peraturan agar layanan tersebut tidak disalahgunakan.

Baca Juga : Prosedur Pasang Gigi Palsu Menggunakan BPJS Kesehatan

Meski tidak 100% ditanggung BPJS Kesehatan, paling tidak anda tidak membeli kacamata dengan uang anda secara penuh. ada 3 syarat penting yang harus anda ketahui agar pembelian kacamata bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

1. Harga Kacamata

Fasilitas pembelian kacamata yang bisa diklaim oleh peserta BPJS akan berupa subsidi. Artinya, peserta akan mendapatkan sejumlah dana dalam bentuk uang yang bisa digunakan untuk membeli kacamata.

Jumlah dana disesuaikan berdasarkan kelas kepesertaan yang diambil oleh peserta BPJS Kesehatan. Dana untuk pembelian kacamata sudah ditentukan didalam pasal 24 Pemenkes Nomor 522 Tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.

  • Peserta kelas I sebesar Rp. 300.000
  • Peserta kelas II sebesar Rp. 200.000
  • Peserta kelas III sebesar Rp. 150.000

2. Waktu Pembelian Kacamata

Pembelian kacamata tidak bisa dilakukan setiap waktu. Berdasarkan peraturan yang berlaku, pembelian kacamata yang ditanggung BPJS kesehatan dapat diberikan paling cepat 2 tahun sekali. Itu berarti apabila ingin membeli kacamata yang ditanggung BPJS Kesehatan lagi, peserta harus menunggu 2 tahun yang akan datang.

3. Ukuran lensa

Setiap orang memiliki masalah penglihatan yang berbeda-beda baik itu rabun jauh maupun rabun dekat. Sehingga lensa yang akan digunakan juga memiliki ukuran yang berbeda. BPJS Kesehatan juga memberikan peraturan mengenai ukuran lensa yang bisa ditanggung.

  • Lensa spheris, minimal ukuran 0,5 dioptri
  • Lensa silindris, minimal 0,25 dioptri

Setelah mengetahui 3 persyaratan tersebut, anda bisa mengetahui jumlah dan jenis kacamata apa yang akan ditanggung BPJS Kesehatan. Jika pada saat pembelian kacamata ternyata harganya lebih mahal dari pada jumlah dana yang diberikan, maka sisanya akan ditanggung oleh peserta alias menggunakan uang pribadi.

Prosedur Mendapatkan Kacamata Menggunakan BPJS Kesehatan

1. Datang ke Faskes 1 Terlebih Dahulu

Sama seperti klaim layanan kesehatan BPJS Kesehatan lainnya, peserta diwajibkan mengunjungi Faskes tingkat 1 terlebih dahulu untuk pemeriksaan dan pengobatan.

Kemudian peserta akan mendapatkan surat rujukan yang dituju ke dokter spesialis mata atau klinik yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Simpan surat rujukan agar tidak hilang.

2. Kunjungi Dokter Spesialis Mata

Setelah mendapatkan surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan tingkat 1, segera kunjungi dokter spesialis mata atau klinik yang sudah ditunjuk oleh BPJS Kesehatan. Peserta akan diperiksan lebih lanjut mengenai kondisi mata.

Kemudian, dokter spesialis mata akan meresepkan kacamata sesuai dengan hasil pemeriksaan. Selama pemeriksaan, peserta juga bisa konsultasi dengan dokter mengenai kondisi mata.

3. Melegalisir Resep Dokter

Setelah mendapatkan resep dari dokter, peserta wajib melegalisir resep tersebut agar bisa digunakan. Legalisir bisa dilakukan dengan cara mendatangi loket BPJS Kesehatan terdekat dan meminta legalisir (tanda cap) kepada petugas.

4. Datangi Optik Terdekat

Setelah mendapatkan resep yang sudah dilegalisir, segera datangi optik terdekat. Pastikan bahwa optik tersebut sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Lakukan pembelian kacamata sesuai dengan resep dokter dengan menyerahkan resep tersebut kepada petugas optik.

Baca Juga : Daftar Alat Bantu Kesehatan Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Perlu diketahui, pada saat proses pembelian kacamata peserta wajib membawa fotokopi KTP dan kartu BPJS Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk konfirmasi data bahwa anda adalah peserta BPJS Kesehatan yang membutuhkan kacamata.

Dalam pembelian kacamata menggunakan BPJS Kesehatan, peserta diwajibkan mengikuti prosedur yang berlaku. Memang mungkin sedikit melelahkan, namun anda bisa mendapatkan kacamata dengan harga yang lebih terjangkau, karena sebagian pembelian sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

error: Content is protected !!