Cara dan Prosedur Menggunakan Layanan Kesehatan BPJS di Luar Kota

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, semua warga negara Indonesia wajib menjadi peserta BPJS. Ini bertujuan untuk meningkatkan standart kesehatan agar lebih baik. Dengan biaya iuran BPJS yang tergolong murah, masyarakat bisa mendapatkan berbagai layanan kesehatan yang ditawarkan oleh BPJS.

BPJS akan menanggung biaya pengobatan peserta selama di rumah sakit. Mulai dari biaya perawatan, pengobatan hingga rawat jalan. Tentu hal ini sangat membantu masyarakat karena kondisi keungan bisa terjaga dengan baik. Mengingat setiap tahun biaya pengobatan semakin mahal.

Prosedur dan Cara Menggunakan Layanan Kesehatan BPJS di Luar Kota

Bisakah Kartu BPJS Digunakan di Luar Kota

Selama menjadi peserta BPJS, tentu ada saja masalah yang harus dihadapi. Salah satunya adalah ketika berada di luar kota, peserta mengalami kejadian yang tidak diinginkan seperti sakit. Agar bisa cepat sembuh, tentu peserta harus segera mendapatkan pengobatan dan layanan kesehatan dari BPJS.

Ini merupakan salah satu pertanyaan atau kasus yang cukup sering di alami oleh peserta BPJS. Ada beberapa alasan yang membuat anda berada di luar kota atau luar wilayah domisili. Mulai dari liburan, mudik, dinas atau kunjungan kerja atau yang lainnya.

Baca Juga : Cara Berobat Dengan BPJS Kesehatan

Sebelumnya kita sudah tahu bahwa pelayanan BPJS bisa didapatkan di luar kota ketika peserta menjadi pasien gawat darurat. Namun sekarang, meskipun peserta bukan pasien gawat darurat, masih bisa menggunakan layanan kesehatan dari BPJS apabila berada di luar kota. Baik untuk rawat jalan maupun gawat darurat. Dari sini pemerintah memberikan ketentuan dalam menggunakan BPJS di luar kota atau di luar wilayah domisili.Surat Edaran Pelayanan BPJS di Luar Kota

Ketentuan Menggunakan BPJS Di Luar Kota

  • Identitas JKN kartu KIS atau BPJS bisa digunakan di seluruh (kota) Indonesia.
  • Kartu KIS / BPJS dapat digunakan di faskes luar domisili maksimal 3 kali kunjungan dalam 1 bulan.
  • Apabila nantinya ada penolakan, peserta dapat melapor ke Kantor Cabang terdekat untuk mendapatkan surat pengantar ke faskes tingkat I di daerah tersebut. Surat pengantar berlaku selama 1 (satu) bulan.
  • Apabila peserta pindah domisili maka perubahan domisili dapat dilakukan di Kantor BPJS Kesehatan dengan mengisi Formulir Perubahan Data dan menunjukkan/memperlihatkan KTP asli/fotocopy dengan alamat domisili terbaru. Peserta wajib melakukan penggantian faskes untuk di daerah yang ditempati sekarang.

Dari ketentuan diatas sudah diketahui bahwa peserta masih bisa menggunakan BPJS di daerah lain atau luar kota sesuai dengan prosedur yang berlaku. Maka dari itu, peserta juga harus memenuhi beberapa dokumen persyarat untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan dari BPJS.

Syarat Menggunakan BPJS di Luar Kota

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu BPJS Kesehatan
  • Surat Keterangan domisili

Setelah anda memenuhi persyaratan, langkah selanjutnya adalah anda harus menempuh prosedur yang sudah ditentukan untuk mendapatkan layanan kesehatan di luar kota. Prosedur ini dilakukan sesuai dengan kondisi peserta, apakah pasien gawat darurat atau pasien berobat. Karena kedua kondisi tersebut memiliki prosedur yang berbeda.

Prosedur dan Cara Menggunakan Kartu BPJS di Luar Kota

  • Jika peserta berada dalam kondisi gawat darurat, maka peserta bisa segera menuju ke rumah sakit yang di kota yang sedang di kunjungi. Pastikan rumah sakit sudah bekerja sama dengan BPJS. Peserta tinggal menunjukkan kartu BPJS untuk segera mendapatkan tindakan atau layanan kesehatan.
  • Sedangkan untuk peserta yang ingin berobat atau rawat jalan, peserta harus meminta surat pengantar ke Faskes tingkat pertama dari kantor cabang BPJS terdekat di kota yang sedang di kunjungi.
  • Surat pengantar di gunakan apabila terjadi penolakan sepihak dari pihak Faskes.
  • Surat pengantar dapat digunakan maksimal 3 kali kunjungan dalam 1 bulan.
  • Tunjukkan surat keterangan domisili dan kartu BPJS anda.

Jika anda berada di luar wilayah domisili dalam kurun waktu yang cukup lama, ada baiknya anda mempertimbangkan untuk mengganti faskes. Anda bisa memilih faskes di kota yang sedang anda tempati, dengan syarat kepesertaan anda minimal sudah 3 bulan.

Baca Juga : Prosedur Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Melahirkan di Luar Kota

Apabila alamat tempat tinggal anda saat ini (di luar kota) tidak sesuai dengan alamat di KTP, maka anda harus membuat surat keterangan domisili dari RT / RW setempat. Surat keterangan ini digunakan apabila anda melakukan perpindahan fakses. Perubahan bisa dilakukan di kantor cabang BPJS terdekat di kota yang sedang anda tempati.

Demikian informasi mengenai Cara dan Prosedur Menggunakan Layanan Kesehatan BPJS di Luar Kota yang bisa saya berikan. Semoga dengan informasi ini bisa memberikan manfaat untuk anda yang sedang berada di luar kota. Terima kasih.

error: Content is protected !!