Begini Caranya Daftar BPJS Kesehatan Perorangan Secara Online

Posted on

BPJS Kesehatan merupakan badan keuangan miliki pemerintah yang bergerak di bidang asuransi kesehatan. Ini merupakan gerakan dari pemerintah dalam meningkatkan standart kesehatan warga negara Indonesia.

BPJS Kesehatan akan memberikan jaminan kesehatan dengan menanggung biaya pengobatan dan perawatan pasien selama dirumah sakit. Dengan iuran BPJS Kesehatan atau premi asuransi yang murah, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Dengan begitu, masyarakat akan sangat terbantu, terutama bagi kalangan menengah kebawah. Dimana mahalnya biaya pengobatan menjadi masalah utama bagi kehidupan mereka.

Agar bisa mendapatkan layanan kesehatan tersebut, pemerintah mewajibkan seluruh warga negara Indonesia dan juga warga negara asing yang sudah bekerja dan tinggal di Indonesia minimal 6 (enam) bulan. Anjuran tersebut sesuai dengan undang-undang No 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).Cara Daftar BPJS Kesehatan Online

Bagi peserta dari Pekerja Penerima Upah (PPU) biasanya sudah otomatis terdaftar sebagai anggota BPJS. Itu dikarenakan pemerintah juga mewajibkan perusahaan untuk mendaftarkan pekerja atau karyawannya sebagai anggota peserta BPJS.

Untuk fakir miskin akan mendapatkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dimana iuran BPJS akan ditanggung penuh oleh pemerintah.

Sedangkan bagi calon peserta dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) seperti pengusaha, wiraswasta, petani dan lainnya bisa mendaftarkan diri dan anggota keluarga secara mendiri. Seluruh iuran BPJS Kesehatan ditanggung penuh secara mandiri oleh peserta tersebut.

Ada 3 (tiga) kelas bagi peserta PBPU yang bisa dipilih untuk mendapatkan layanan BPJS Kesehatan yaitu kelas 1, 2 dan 3. Masing-masing kelas mendapatkan layanan kesehatan yang sudah disesuaikan. Besar iuran juga berbeda yaitu 25,500 untuk iuran kelas 3, 51 ribu untuk kelas 2 dan 80 ribu untuk kelas 1.

Bagi anda yang ingin melakukan pendaftaran, pemerintah memberikan 2 cara daftar BPJS Kesehatan yaitu secara online dan offline. Anda bisa memilih salah satu dari 2 cara tersebut untuk melakukan proses pendaftaran anggota peserta BPJS Kesehatan.

Cara daftar BPJS Kesehatan offline tidaklah sulit. Anda cukup mengunjungi langsung kantor BPJS terdekat dari rumah atau tempat tinggal anda dengan membawa dokumen persyaratan membuat BPJS.

Setelah sampai, anda bisa mengantri dan mengikuti prosedur pendaftaran yang diberikan oleh petugas. Untuk prosedur lebih lengkap, anda bisa membaca artikel Cara Daftar BPJS Kesehatan Offline yang sudah ada sebelumnya.

Bila anda tidak mau mengantri panjang dan panas-panasan, anda bisa menggunakan cara daftar BPJS Kesehatan Online. Cara ini menjadi salah satu solusi dari pemerintah untuk memudahkan masyarakat untuk mendaftar sebagai anggota peserta BPJS.

Namun harus anda perhatikan, cara ini bisa dilakukan apabila seluruh anggota calon peserta dalam satu Kartu Keluarga (KK) belum tergabung sama sekali menjadi peserta BPJS. Apabila ada salah satu anggota keluarga dalam satu KK sudah menjadi peserta BPJS kesehatan, pendaftaran BPJS kesehatan secara online tidak bisa dilakukan.

Sebelum melakukan pendaftaran siapkan terlebih dahulu dokumen syarat pembuatan BPJS, diantaranya :

  • Karta Tanda Penduduk (Scan)
  • Kartu Keluarga (Scan)
  • Pas Poto
  • Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (Scan NPWP)
  • Alamat e-mail aktif (disarankan GMAIL)
  • Nomor telepon yang bisa dihubungi
  • Nomer Rekening Tabungan untuk pembayaran iuran

Apabilan persyaratan tersebut sudah anda siapkan, anda bisa mengunjungi situs resmi atau website BPJS Kesehatan. Kemudian pilih menu layanan dan klin menu pendaftaran peserta atau anda juga bisa langsung mengunjungi link ini Pendaftaran Peserta BPJS Kesehatan Online. Untuk lebih jelas, anda bisa mengikuti prosedur dan langkah-langkah dibawah ini.

Cara Mendaftar BPJS Kesehatan Secara Online

  • Setelah klik link yang sudah tertera, maka anda akan masuk kedala form Syarat dan Ketentuan. Anda harus menyetujui Syarat dan Ketentuan, kemudian klik pendaftaran.
  • Isi Nomor KK dan masukan kode captha sesuai gambar yang muncul. Kemudian klik inquery kartu keluarga.
  • Setelah muncul data daftar anggota keluarga, maka secara otomatis seluruh anggota keluarga akan terpilih. Klik tombol proses selanjutnya
  • Anda akan masuk pada form data diri. Isi data dengan teliti. Masukkan nomor HP, NPWP, cari kelurahan dengan klik tombol pencarian
  • Centang kotak pernyataan bahwas alamat yang digunakan sesuai dengan alamat di KTP
  • Memilih Faskes Tingkat I, cari menggunakan tombol pencarian. Pemilihan Faskes Tingkat 1 ini sangat penting, karena ketika ingin menggunakan BPJS, anda harus membutuhkan rujukan ke Faskes yang dipilih, bisa puskesmas dokter pribadi atau klinik.
  • Upload foto maksimal 50 kb, klik proses selanjutnya
  • Anda akan masuk form pendaftaran. Lengkapi data formulir dengan teliti. Isi data diri dan anggota keluarga
  • Pilih kelas perawatan
  • Masukkan nomor rekening bank yang dimiliki, nama pemilik
  • Nomor telp yang bisa dihubungi
  • Alamat email, konfirmasi alamat email. Isi captha klik kirim email
  • Buka email anda cari email konfirmasi, jika tidak ada pada folder inbox, periksa spam folder atau junk
  • Klik URL aktivasi pada email untuk mendapatkan nomor VA (virtual account)
  • Lakukan pembayaran pertama melalui bank
  • Simpan bukti pembayaran baik bukti fisik maupun scan
  • Cek ketersediaan ID elektronik (e-ID) BPJS. Jika sudah tersedia, download dan cetak e-ID anda

Untuk e-ID, anda bisa mencetak sendiri dengan tinta hitam. Kartu e-ID memiliki fungsi yang sama dengan kartu BPJS apabila peserta belum mengambil kartunya. Kartu e-ID juga dapat digunakan untuk mengambil kartu BPJS Kesehatan di kantor cabang terdekat dari rumah atau tempat tinggal Anda.Kartu e-ID BPJS Kesehatan

Contoh e-ID BPJS Kesehatan

Berikut ini persyaratan untuk pengambilan Kartu BPJS Kesehatan :

  • Mengisi formulir
  • 1 lembar fotokopi KTP dan KK.
  • 1 lembar fotokopi KTP atau Akta Kelahiran bagi peserta yang belum punya.
  • 1 lembar pas foto peserta ukuran 3×4.
  • Virtual account/e-ID yang telah Anda cetak.
  • Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan dari bank/PPOB

Kartu BPJS Kesehatan

Contoh Kartu BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan bisa anda dapatkan setelah 7 hari pasca pendaftaran online. Dengan kartu tersebut, menjadi bukti bahwa anda sudah sah menjadi anggota peserta BPJS dan akan mendapatkan jaminan kesehatan. Simpan kartu BPJS anda ditempat yang aman agar tidak hilang.

Layanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan jangan sampai di sia-siakan. Segera daftarkan diri anda dan anggota keluarga untuk mendapatkan jaminan kesehatan dengan iuran yang murah. Jadilah warga negara Indonesia yang pintar dengan sadar asuransi.