Begini Cara dan Prosedur Berobat Dengan BPJS Kesehatan

Posted on

Dengan menjadi anggota peserta BPJS Kesehatan, tentu anda akan mendapatkan banyak manfaat. Sesuai dengan namanya, BPJS akan memberikan layanan perlindungan kesehatan. Menariknya lagi, biaya premi atau iuran BPJS yang dibebankan kepada peserta sangatlah murah.

Kebijakan ini tentu akan memberikan kemudahaan dan manfaat bagi masyarakat kalangan menengah kebawah yang memang membutuhkan layanan kesehatan yang layak. Ketika anda mengklaim BPJS Kesehatan, layanan yang bisa anda dapatkan adalah penanggungan biaya pengobatan oleh BPJS Kesehatan.

Memang tidak semua jenis obat ditanggung oleh BPJS dan masih memerlukan biaya tambahan dari peserta, namun paling tidak anda bisa berobat tanpa mengeluarkan banyak uang.

Cara dan Prosedur Berobat Dengan BPJS Kesehatan

Fasilitas yang Didapatkan dari BPJS Kesehatan

Mengingat biaya berobat setiap tahun semakin mahal, menjadi peserta BPJS Kesehatan adalah pilihan yang tepat. Berbagai keuntungan dan manfaat bisa anda dapatkan selain layanan kesehatan.

Salah satunya adalah kondisi keuangan anda akan lebih aman dan terjaga dengan baik. Sehingga anda bisa menggunakan uang anda untuk kepentingan lainnya. Berikut adalah lima jenis layanan kesehatan yang bisa anda dapatkan, di antaranya :

  • Pelayanan kesehatan pertama, yaitu Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) dan Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP)
  • Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, yaitu Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) dan Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL)
  • Fasilitas persalinan untuk ibu melahirkan
  • Pelayanan gawat darurat dengan menggunakan fasilitas IGD
  • Pelayanan ambulans bagi pasien rujukan

Ketika menjadi peserta BPJS, anda harus membayar iuran BPJS Kesehatan secara rutin setiap bulannya. Selain itu, anda juga harus mengetahui apa saja dan bagaimana prosedur layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan. Dengan memahami alurnya, proses klaim BPJS Kesehatan bisa berjalan dengan baik serta masalah yang muncul bisa diminimalkan.

Dengan begitu anda tidak akak kebingungan serta bisa mendapatkan layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan dengan cepat. Sehingga proses penyembuhan bisa lebih cepat karena peserta yang sakit sudah mendapatkan layanan kesehatan.

Perlu anda ketahui, BPJS Kesehatan menggunakan prosedur berjenjang untuk pelayanan mereka. Itu berarti anda harus menempuh beberapa tahapan untuk mendapatkan layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan. Panjang tidaknya prosedur yang harus ditempuh disesuaikan dengan kondisi pasien seperti kondisi gawat darurat ataupun non gawat darurat.

Baca Juga : Cara Menggunakan BPJS Kesehatan di Luar Kota

Selama prosedur berlangsung, ada beberapa persyaratan yang harus anda penuhi terlebih dahulu. Untuk itu, persiapkan dokumen persyaratan agar prosedur bisa berjalan lancar tanpa ada hambatan. Berikut adalah persyaratan yang harus anda penuhi :

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi KTP
  • Kartu BPJS Kesehatan asli dan fotokopi
  • Surat rujukan yang dibuat oleh dokter Faskes Tingkat I

Cara dan Prosedur Berobat Dengan BPJS

Secara garis besar, cara menggunakan BPJS Kesehatan hampir sama dengan layanan kesehatan atau asuransi lainnya. Hanya saja, hal ini tergantung dari kebutuhan dan kondisi pasien. Apakah hanya berobat saja (rawat jalan), rawat inap, operasi, peresalinan atau yang lainnya.

Setelah persyaratan sudah terpenuhi, berikut adalah prosedur yang harus anda tempuh untuk mendapatkan layanan Kesehatan dari BPJS Kesehatan.

1. Mendatangi Faskes Tingkat I
Ketika anda sedang sakit dan ingin berobat menggunakan kartu BPJS, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah berobat ke Faskes Tingkat 1 (Fasilitas Kesehatan Tingkat 1). Faskes Tingkat I berupa Puskesmas, klinik, dokter umum, atau rumah sakit tipe D. Biasanya, pada kartu BPJS Kesehatan anda, sudah tertera Faskes Tingkat I yang bisa anda kunjungi.

Pada Faskes Tingkat I, ibu hamil juga bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk memeriksakan kandungannya hingga bersalin. Proses persalinan bisa dilakukan di Faskes Tingkat I maupun tingkat lanjutan. Tergantung dari kondisi kesehatan ibu hamil itu sendiri.

2. Minta Surat Rujukan Bila Diperlukan
Apabila Faskes Tingkat I, apabila pada Faskes Tingkat I pasien tidak bisa ditangani, maka akan mendapatkan rujukan ke Faskes Tingkat II yaitu Rumah Sakit. Rumah sakit yang dituju sebagai rujukan adalah rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga : Prosedur Operasi Menggunakan BPJS Kesehatan

Pasien akan mendapatkan surat rujukan dari Faskes Tingkat I yang akan digunakan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit. Dokter dari rumah sakit akan memeriksa kondisi pasien untuk menentukan layanan kesehatan yang diperlukan.

Apakah rawat jalan, rawat inpa atau bahkan operasi. Apabila rumah sakit rujukan juga tidak bisa menangani, makan dokter akan memberikan surat rujukan kembali ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih baik.

3. Pasien Gawat Darurat Tidak Memerlukan Surat Rujukan
Untuk pasien gawat darurat tidak memerlukan prosedur yang panjang apalagi surat rujukan. Pasien gawat darurat bisa langsung dibawa ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan segera.

Pasien atau yang mendampingi harus menunjukkan kartu BPJS Kesehatan kepada petugas rumah sakit. Bisa berupa fisik atau digital di aplikasi Mobile JKN. Jika tidak, akan dimasukkan ke tarif pasien umum. Pasien gawat darurat bisa mendapatkan pelayanan rawat jalan dan atau rawat inap sesuai indikasi kesehatan.

4. Minta Bantuan Ambulans Bila Diperlukan
Layanan ambulans merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang bisa anda dapatkan sebagai peserta BPJS Kesehatan. Layanan ini hanya diberikan khusus kepada pasien yang mendapatkan rujukan untuk berpindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lainnya dengan waktu yang cepat untuk segera mendapatkan tindakan medis.

Pada dasarnya menggunakan BPJS Kesehatan untuk berobat tidaklah sulit. Hanya saja terkadang beberapa dari peserta BPJS belu memahami betul alur yang harus ditempu. Sehingga terkadang terjagi informasi yang keliru yang membuat proses berbelit-belit bahkan bisa menyebabkan biaya yang dibebankan cukup tinggi.

Untuk itu, bagi anda atau anggota keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan, lakukan prosedur dengan benar. Sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan. Demikian ulasan mengenai Cara dan Prosedur Berobat Dengan BPJS Kesehatan. Semogoa informasi ini bisa membantu anda yang ingin klaim BPJS Kesehatan.