Begini Prosedur Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Persalinan

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan juga memberikan layanan kesehatan bagi ibu hamil yang akan melahirkan. Menariknya lagi, pada layanan kesehatan ini, BPJS tidak hanya menanggung biaya persalinan saja, namun juga akan memberikan layanan kesehatan selama masa kehamilan termasuk layanan pemeriksaan USG.

Menggunakan BPJS Kesehatan untuk persalinan bisa menjadi solusi untuk menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil. Fasilitas ini juga akan meringankan beban keuangan dalam menyambut kehadiran buah hati ke dunia.

Dimana sebagai orang tua, pada masa persalinan menjadi masa yang mengharuskan melakukan pengeluaran yang tidak sedikit. Dengan adanya layanan kesehatan untuk ibu hamil, tentu akan memberikan kenyamanan yang lebih selama masa kehamilan hingga persalinan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan juga memberikan layanan kesehatan bagi ibu hamil yang akan melahirkan. Menariknya lagi, pada layanan kesehatan ini, BPJS tidak hanya menanggung biaya persalinan saja, namun juga akan memberikan layanan kesehatan selama masa kehamilan termasuk layanan pemeriksaan USG. Menggunakan BPJS Kesehatan untuk persalinan bisa menjadi solusi untuk menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil. Fasilitas ini juga akan meringankan beban keuangan dalam menyambut kehadiran buah hati ke dunia. Dimana sebagai orang tua, pada masa persalinan menjadi masa yang mengharuskan melakukan pengeluaran yang tidak sedikit. Dengan adanya layanan kesehatan untuk ibu hamil, tentu akan memberikan kenyamanan yang lebih selama masa kehamilan hingga persalinan. Selain bisa menghemat biaya yang cukup besar, fasilitas kesehatan yang diberikan oleh BPJS juga mudah digunakan di berbagai rumah sakit di daerah tempat tinggal anda. Persyaratan Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Melahirkan Untuk bisa menggunakan layanan kesehatan untuk persalinan, anda harus mengetahui terlebih dahulu prosedur yang sudah ditetap oleh pihak BPJS Kesehatan. Ini bertujuan agar seluruh biaya persalinan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Sehingga anda bisa menggunakan uang anda untuk memenuhi kebutuhan lainnya untuk menyambut buah hati. Layanan bersalin ini tidak ada batasannya. Sehingga setiap peserta BPJS Kesehatan bisa mendapatkan layanan persalinan setiap kali hamil dan melahirkan. Agar bisa mendapatkan layanan kesehatan ini, maka anda harus memenuhi beberapa dokumen persyaratan. Berikut adalaha persyaratan yang anda penuhi terlebih dahulu : Kartu BPJS Kesehatan Asli dan Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Asli dan Fotocopy KTP Ibu hamil Asli dan Fotocopy Buku Kesehatan Ibu dan Anak Surat rujukan (jika harus dirujuk ke Rumah sakit) Prosedur Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Melahirkan Jika semua dokumen persyaratan sudah terpenuhi, maka langkah selanjutnya anda bisa mendatangi klinik atau rumah sakit yang akan anda tuju sebagai tempat untuk melahirkan. Namun sebelumnya, anda harus mengetahui ketentuan dalam layanan persalinan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Melahirkan di Faskes Tingkat I Ibu hamil akan diperiksa terlebih dahulu apakah akan melahirkan secara normal atau harus melakukan operasi sesar. Hal ini dikarenakan BPJS Kesehatan memprioritaskan proses melahirkan di Faskes Tingkat I. Apabila di Faskes Tingkat I yang dipilih tidak memiliki fasilitas persalinan yang memadai, maka ibu hamil akan di tujuk ke bidan yang sudah bekerjasama dengan Faskes Tingkat I. Namun bila di bidan tersebut tidak tersedia fasilitas persalinan, maka akan dirujuk kembali ke rumah sakit terdekat yang sudah bekerjasama dengan BPJS Keluarga. Bila memungkinkan, fasilitas mobil ambulan bisa anda gunakan agar ibu hamil bisa mendapatkan penanganan di rumah sakit. Melahirkan di Rumah Sakit Apabila pada saat pemeriksaan sebelum persalinan, dokter / bidan memprediksikan bahwa persalinan tidak bisa berjalanan dengan normal karena ada kendala medis. Kejadian seperti ini bisa terjadi karena posisi bayinya sungsang atau kondisi medis lainnya, sedangkan jadwal melahirkan sudah dekat. Maka dokter / bidan akan menerbitkan surat rujukan ke rumah sakit sejak dini untuk antisipasi. Biasanya penerbitan surat rujukan 1 atau 2 minggu sebelum proses persalinan. Dengan surat rujukan ini, ibu hamil bisa menggunakannya untuk menjalani persalinan di rumah sakit dengan cara operasi caesar. Namun apabila dalam keadaan darurat (seperti terjadi pendaraan, pecah ketuban dll) maka ibu hamil bisa langsung dibawa ke UGD Rumah Sakit terdekat yang berkerjasama dengan BPJS Kesehatan. Pada kondisi ini surat rujukan tidak diperlukan lagi. Untuk dokumen persyaratan lainnya bisa dipenuhi oleh suami atau dibantu anggota keluarga lainnya. Dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan, biaya persalinan akan ditanggung. Besar biaya persalinan yang akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah maksimal sebesar Rp. 600.000 untuk setiap persalinan. Jika biaya yang dikeluarkan melebihi jumlah tersebut, maka sisa biaya akan ditanggung oleh peserta BPJS Kesehatan.

Persyaratan Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Melahirkan

Untuk bisa menggunakan layanan kesehatan untuk persalinan, anda harus mengetahui terlebih dahulu prosedur yang sudah ditetap oleh pihak BPJS Kesehatan. Ini bertujuan agar seluruh biaya persalinan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Sehingga anda bisa menggunakan uang anda untuk memenuhi kebutuhan lainnya untuk menyambut buah hati. Layanan bersalin ini tidak ada batasannya. Sehingga setiap peserta BPJS Kesehatan bisa mendapatkan layanan persalinan setiap kali hamil dan melahirkan.

Baca Juga : Cara Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk USG

Agar bisa mendapatkan layanan kesehatan ini, maka anda harus memenuhi beberapa dokumen persyaratan. Berikut adalaha persyaratan yang anda penuhi terlebih dahulu :

  • Kartu BPJS Kesehatan Asli dan Fotocopy
  • Kartu Keluarga (KK) Asli dan Fotocopy
  • KTP Ibu hamil Asli dan Fotocopy
  • Buku Kesehatan Ibu dan Anak
  • Surat rujukan (jika harus dirujuk ke Rumah sakit)

Prosedur Menggunakan BPJS Kesehatan Untuk Melahirkan

Jika semua dokumen persyaratan sudah terpenuhi, maka langkah selanjutnya anda bisa mendatangi klinik atau rumah sakit yang akan anda tuju sebagai tempat untuk melahirkan. Namun sebelumnya, anda harus mengetahui ketentuan dalam layanan persalinan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

Melahirkan di Faskes Tingkat I

Ibu hamil akan diperiksa terlebih dahulu apakah akan melahirkan secara normal atau harus melakukan operasi sesar. Hal ini dikarenakan BPJS Kesehatan memprioritaskan proses melahirkan di Faskes Tingkat I. Apabila di Faskes Tingkat I yang dipilih tidak memiliki fasilitas persalinan yang memadai, maka ibu hamil akan di tujuk ke bidan yang sudah bekerjasama dengan Faskes Tingkat I.

Namun bila di bidan tersebut tidak tersedia fasilitas persalinan, maka akan dirujuk kembali ke rumah sakit terdekat yang juga sudah bekerjasama dengan BPJS. Bila memungkinkan, fasilitas mobil ambulan bisa anda gunakan agar ibu hamil bisa mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Melahirkan di Rumah Sakit

Apabila pada saat pemeriksaan sebelum persalinan, dokter / bidan memprediksikan bahwa persalinan tidak bisa berjalanan dengan normal karena ada kendala medis. Kejadian seperti ini bisa terjadi karena posisi bayinya sungsang atau kondisi medis lainnya, sedangkan jadwal melahirkan sudah dekat.

Maka dokter / bidan akan menerbitkan surat rujukan ke rumah sakit sejak dini untuk antisipasi. Biasanya penerbitan surat rujukan 1 atau 2 minggu sebelum proses persalinan. Dengan surat rujukan ini, ibu hamil bisa menggunakannya untuk menjalani persalinan di rumah sakit dengan cara operasi caesar.

Namun apabila dalam keadaan darurat (seperti terjadi pendaraan, pecah ketuban dll) maka ibu hamil bisa langsung dibawa ke UGD Rumah Sakit terdekat yang berkerjasama dengan BPJS Kesehatan. Pada kondisi ini surat rujukan tidak diperlukan lagi. Untuk dokumen persyaratan lainnya bisa dipenuhi oleh suami atau dibantu anggota keluarga lainnya.

Baca Juga : Prosedur Menggunakan BPJS Untuk Persalinan di Luar Kota

Dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan, biaya persalinan akan ditanggung. Besar biaya persalinan yang akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah maksimal sebesar Rp. 600.000 untuk setiap persalinan. Jika biaya yang dikeluarkan melebihi jumlah tersebut, maka sisa biaya akan ditanggung oleh peserta BPJS Kesehatan.

error: Content is protected !!