Hal Yang Wajib Diketahui Apabila Peserta BPJS Kesehatan Meninggal Dunia

Sebagai seorang peserta BPJS Kesehatan, anda wajib mengetahui kebijakan dan ketentuan yang berlaku. Ini bertujuan agar peserta ketika mengalami risiko, tidak mengalami kesalah pahaman. Dengan begitu, peserta bisa menggunakan fasilitas BPJS dengan nyaman.

Kepesertaan BPJS Kesehatan sendiri sangat lama yaitu seumur hidup. Itu berarti selama peserta masih hidup, masa kepesertaan masih aktif, peserta bisa mendapatkan fasilitas BPJS dan wajib membayar iuran BPJS Kesehatan.

Lalu bagaimana apabila peserta BPJS meninggal dunia? Bagaimana status kepesertaannya? Lalu apakah peserta BPJS yang meninggal akan mendapatkan santunan? Mari kita bahas lebih dalam.Hal Yang Wajib Diketahui Apabila Peserta BPJS Meninggal Dunia

Laporkan Jika Peserta BPJS Meninggal Dunia

Apabila dalam kasus peserta BPJS Kesehatan meninggal dunia, maka pihak keluarga dari peserta yang bersangkutan segera melaporkan hal tersebut kepada pihak BPJS Kesehatan.

Baca Juga : Penyebab Klaim BPJS Ketenagakerjaan Ditolak

Hal ini dilakukan agar pihak BPJS bisa mengambil tindakan dengan melakukan penutupan akun BPJS yang bersangkutan. Proses pelaporan bisa dilakukan dengan mengunjungi kantor BPJS Kesehatan setempat dengan membawa dokumen persyaratan, yaitu :

  • Surat kematian dari kelurahan, rumah sakit, dokter atau puskesmas.
  • Bukti pembayaran BPJS terakhir.
  • Kartu peserta BPJS yang bersangkutan.

Jika peserta yang bersangkutan memiliki tunggakan, maka pihak keluarga wajib membayar dan melunasi tunggakan tersebut. Dengan melaporkan peserta yang meninggal dunia, maka kepesertaan dari peserta yang bersangkutan akan ditutup atau di non-aktifkan. Penonaktifan peserta BPJS meninggal dunia ini bertujuan agar anggota kelurga tidak perlu membayar iuran bpjs untuk peserta yang meninggal tersebut.

Apa Yang Terjadi Jika Laporan Kematian Tidak Diberikan Kepada Pihak BPJS Kesehatan

Apabila ada peserta BPJS yang meninggal dunia dan tidak dilaporkan kepada pihak BPJS Kesehatan, maka akun dari peserta yang bersangkutan masih tetap aktif dan tagihan iuran bulanannya masih tetap berjalan terus.

Dalam hal ini, iuran BPJS tersebut wajib dibayar dan akan ditanggung oleh keluarga dari peserta yang bersangkutan. Jika pembayaran iuran dihentikan secara sepihak oleh kelurga dengan tidak membayarkan iuran dari peserta yang meninggal, maka bisa saja pihak BPJS menganggap telat bayar.

Baca Juga : Prosedur Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Jika hal ini terjadi bisa jadi kepesertaan BPJS lainnya akan dihentikan. Sehingga layanan kesehatan akan terhenti. Meningat ada peraturan baru tentang kepesertaan BPJS, bahwa 1 bulan saja telat bayar iuran maka keanggotaan akan langsung diblokir.

Apakah Peserta BPJS yang Meninggal Mendapatkan Santunan Kematian

Berbeda dengan layanan asuransi swasta maupun BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan hanya mencakup jaminan kesehatan dan tidak menyertakan kematian di dalamnya. Artinya BPJS Kesehatan tidak memberikan sejumlah santunan kepada peserta yang meninggal dunia.

error: Content is protected !!