Daftar Alat Bantu Kesehatan Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Untuk memaksimalkan layanan, BPJS Kesehatan memberikan pelayanan alat bantu kesehatan yang bertujuan untuk membantu peserta dalam kehidupan sehari-hari. Pelayanan alat bantu kesehatan ini sudah diatur dalam Permenkes no 59 tahun 2014 tentang standar tarif JKN pasal 24.

Layanan ini merupakan layanan dengan limit plafond sesuai dengan kondisi medis dan atas rekomendasi dokter spesialis yang memeriksa. BPJS Kesehatan akan memberikan subsidi dengan jumlah yang sudah ditentukan.

Yang artinya BPJS Kesehatan tidak menanggung penuh biaya alat bantu kesehatan tersebut melainkan sebagian saja sesuai peraturan. Sisa biaya alat bantu akan ditanggung oleh peserta. Lalu apa saja alat bantu kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan, berikut ulasannya.Daftar Alat Bantu Kesehatan Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Daftar Alat Bantu Kesehatan Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

1. Kacamata
Kacamata merupakan alat bantu penglihatan yang membantu melihat secara normal. Pasien yang mendapatkan subsidi kacamata adalah pasien dengan minimal indikasi medis spheris 0,5 dioptri dan silindris 0,25 dioptri.

Pembuatan atau penggantian kacamata menggunakan BPJS bisa dilakukan setiap 2 tahun sekali. Besar subsidi yang diberikan oleh BPJS adalah sebagai berikut :

  • Peserta BPJS Kelas 3 Rp. 150.000
  • Peserta BPJS Kelas 2 Rp. 200.000
  • Peserta BPJS Kelas 1 Rp. 300.000

Baca Juga : Cara Membeli Kacamata Dengan BPJS Kesehatan

2. Alat Bantu Dengar
Alat bantu dengar ditujuan untuk pasien yang mengalami gangguan pendengaran. Untuk bisa mendapatkan alat bantu dengar dari BPJS, pasien diwajibkan periksa terlebih dahulu ke Faskes 1 dan akan mendapatkan surat rujukan.

Kemudian bawa surat rujukan ke rumah sakit bagian polis THT. Pasien akan diperiksa oleh dokter spesialis dan akan mendapatkan resep alat bantu dengar yang harus di beli. Jangan lupa minta stempel dari rumah sakit sebagai bukti telah diperiksa.

Pembelian alat bantu dengar bisa dilakukan setiap 5 tahun sekali dan atas indikasi medis. Besar subsidi yang diberikan BPJS Kesehatan sebesar 1 juta.

3. Prostesa Alat Gerak (Tangan dan Kaki Palsu)
Prostesa alat gerak atau tangan palsu dan kaki palsu ini bisa didapatkan atas dasar medis dan rekomendasi dari dokter spesialis orthopedi difaskes rujukan BPJS Kesehatan.

Pembuatan prostesa alat gerak bisa dilakukan setiap 5 tahun sekali dengan besar subsidi Rp. 2.500.000. Jika biaya melebihi plafond, maka sisanya akan ditanggung oleh pasien.

4. Prostesa Gigi (Gigi Palsu)
Pembuatan gigi palsu menggunakan BPJS Kesehatan harus didasari atas indikasi medis dan hanya bisa dilakukan setiap 2 tahun sekali. Jumlah subsidi yang diberikan sebesar 1 juta dengan rincian sebagai berikut :
Masing-masing rahang Rp. 500.000
Rincian per rahan
1 sampai 8 gigi Rp. 250.000
9 sampai 16 gigi Rp. 500.000

Baca Juga : Prosedur Pasang Gigi Palsu Menggunakan BPJS Kesehatan

5. Korset Tulang Belakang
Korset tulang belakang adalah alat bantu yang berguna untuk menyangga tulang belakang yang mengalami cedera atau kelainan. Pembelian korset tulang belakang hanya bisa dilakukan setiap 2 tahun sekali dan atas indikasi medis dengan besar subsidi Rp. 350.000.

6. Collar Neck atau Penyangga Leher
Collar Neck adalah alat bantu untuk menyangga leher karena trauma di bagian tulang leher atau faktur pada cervik/tulang leher sesuai dengan indikasi medis. Alat bantu ini diberikan maksimal 2 tahun sekali dengan besar subsidi Rp. 150.000.

7. Kruk atau Penyangga Tubuh
Kruk adalah alat bantu untuk menyangga tubuh karena tulang mengalami cedera atau masalah. Subsidi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan untuk kruk sebesar Rp. 350.000 dan hanya bisa dilakukan setiap 5 tahun sekali.

Baca Juga : Tes Gula Darah Ditanggung BPJS Kesehatan Lho! Ketahui Cara dan Prosedurnya

Perlu diingat, setiap alat bantu yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan harus berdasarkan indikasi medis. BPJS juga tidak menanggung penuh melainkan membantu meringankan beban dalam hal pembiayaan alat bantu tersebut. Demikian yang bisa kami jelaskan, semoga dapat membantu anda. Terima kasih.

error: Content is protected !!